Planet Neptunus berdiameter 49.500 km.
Massa planet ini adalah 1,02 x 1026 kg. Kala rotasi planet ini 16,1 jam dan kala revolusinya 164,9 tahun. Jarak planet neptunus dari matahari 4,5 miliar km. Volume neptunus 58 kali volume bumi dengan tingkat kerapatan 1,64 g/cm3. Walaupun jarak neptunus paling jauh, tetapi suhunya lebih tinggi dibandingkan saturnus dan uranus. Panas tersebut berasal dari internal neptunus sendiri
23 Februari 2015
Planet Neptunus
19 Februari 2015
Langkah-Langkah Melukis Menggunakan Cat Air dengan Teknik Aquarel
- Menyiapkan bahan dan alat
Siapkan bahan dan alat yang diperlukan untuk melukis, seperti ; kertas gambar, cat air, air dan tempatnya, kuas cat air, palet cat air, dan kain lap. - Menemukan gagasan
pastikan objek yang akan dilukis sudah ada dipikiran atau didepan mata yang berupa model, sehingga jelas apa yang harus dilukis. - Membuat sketsa
Buatlah sketsa objek lukisan dengan pensil tipis-tipis sehingga apabila terjadi ketidaktepatan dapat diperbaiki - Membasahi kertas dengan air
Basahi bidang kertas yang akan diwarnai dengan air secukupnya dengan kuas cat air - Mewarnai
Bubuhkan cat air yang sudah disiapkan, pada bidang kertas yang sudah dibasahi dengan kuas cat air. Arah sapuan kuasnya dari kiri menuju ke kanan, dari atas menuju ke bawah dengan menyesuaikan bidang yang diwarnai. Usahakan tidak menyapukan kuas ke berbagai arah dan tidak mengulang-ulangnya. Hal ini dapat mengakibatkan kerusakan pada intensitas warna dan kertasnya bisa robek. Dengan perkataan lain, sapukan warna sekali saja. Oleh karena itu, persiapkan cat air dengan perolehan warna yang matang. Gunakan air pengencer sedikit saja. - Sentuhan akhir
Setelah yakin semua bidang sudah diwarnai dengan baik, akhirilah kegiatan melukis dengan memberi sentuhan warna pada bagian tertentu sehingga lukisan tampak lebih ekspresif.
Seni Lukis Daerah
Seni lukis merupakan salah satu cabang dari seni rupa yang berdimensi dua. Melukis adalah kegiatan membubuhkan cat (kental maupun cair) di atas bidang yang datar. Dari pembubuhan cat tersebut diharapkan dapat mengekspresikan berbagai makna atau nilai subjektif. Nilai-nilai yang melekat pada lukisan dipengaruhi oleh budaya yang dimiliki pelukisnya. Seni lukis daerah sudah tentu mengandung nilai-nilai budaya daerah yang bersangkutan


Manfaat Buah Pare
Buah pare biasa dimanfaatkan untuk
sayuran atau pengobatan. Di wilayah
Asia Timur seperti Jepang dan Korea,
buah ini lebih familiar untuk bahan obat. Sedang di beberapa Negara lain
seperti India dan Indonesia, pare dikonsumsi dalam bentuk masakan biasa.
Rasa khas yang ada pada buah pare
adalah pahit. Namun, sebagian orang
justru menyukai rasa tersebut karena
selain pahit juga memiliki rasa gurih.
Dibalik rasa pahit buah pare ini tersembunyi berbagai khasiat karena mengandung albuminoid, karbohidrat dan pigmen. Apa saja khasiatnya?
-Membantu pengobatan Diabetes
Buah pare bersifat hipoglikemik yaitu menurunkan kadar gula dalam darah.
Sifat ini sangat cocok untuk pengobatan diabetes untuk menurunkan kadar gula darah saat berlebih. Buah pare ini tidak mengandung senyawa berbahaya bila dikonsumsi jangka panjang sehingga bisa mengimbangi obat-obatan kimia yang tentunya akan menimbulkan efek samping bila dikonsumsi terus-menerus.
-Membantu proses penurunan berat
badan
Karena mengandung kalori rendah , maka buah ini dapat dijadikan salah satu menu bagi Anda yang sedang menjalani diet obesitas. Rasa pahit pada pare dapat berkurang bila diremas menggunakan garam dapur sehingga bisa dikombinasikan bersama bahan makanan lain.
- Melegakan pernapasan
Anda sering sesak napas? Ada kabar
baik dari buah hijau berbau tidak enak
tersebut. Ternyata rasa pahit pada pare justru membangkitkan sel-sel pengecap pada saluran pernapasan untuk bergerak lebih lebar. Artinya, saluran pernapasan menjadi lebih longgar dan sirkulasi udara terjadi dengan lancar.
-Menekan Pertumbuhan Sel Kanker
Penelitian yang dilakukan Pusat kanker university of colorado menghasilkan kesimpulan bahwa pare dapat digunakan untuk menghambat pertumbuhan kanker pankreas. Kandungan yang terdapat dalam pare mempengaruhi metabolisme glukosa yang sangat dibutuhkan oleh sel kanker.
Kanker pankreas banyak didahului oleh
penyakit diabetes dan jus pare sudah
terbukti baik bagi penderita diabetes
tipe 2. Percobaan yang dilakukan pada tikus dengan kanker pancreas menunjukan bahwa jus pare dapat menurunkan pertumbuhan sel kanker hingga 60%.
-Mempercantik Kulit
Terik matahari akan membakar kulit wajah Anda. Akibatnya wajah akan berkerut, kusam, dan rusak. Nah, untuk mencegah kerusakan wajah harus dilakukan perawatan khusus, salah satunya dengan menggunakan masker buah pare secara teratur. Masker pare akan membantu mengembalikan kesehatan wajah yang rusak akibat paparan sinar ultraviolet.
-Menekan Perkembangan Virus HIV
HIV memang belum ada obatnya hingga detik ini. Namun, bukan berarti
virusnya tidak dapat ditekan. Biji dari
buah pare ternyata efektif menekan
perkembangan virus HIV. Setidaknya,
perderita dapat memperpanjang usianya dengan biji tersebut. Kabar gembira mengenai biji buah pare tersebut berasal dari universitas New York dan menjadi hal penting bagi bidang kedokteran.
sayuran atau pengobatan. Di wilayah
Asia Timur seperti Jepang dan Korea,
buah ini lebih familiar untuk bahan obat. Sedang di beberapa Negara lain
seperti India dan Indonesia, pare dikonsumsi dalam bentuk masakan biasa.
Rasa khas yang ada pada buah pare
adalah pahit. Namun, sebagian orang
justru menyukai rasa tersebut karena
selain pahit juga memiliki rasa gurih.
Dibalik rasa pahit buah pare ini tersembunyi berbagai khasiat karena mengandung albuminoid, karbohidrat dan pigmen. Apa saja khasiatnya?
-Membantu pengobatan Diabetes
Buah pare bersifat hipoglikemik yaitu menurunkan kadar gula dalam darah.
Sifat ini sangat cocok untuk pengobatan diabetes untuk menurunkan kadar gula darah saat berlebih. Buah pare ini tidak mengandung senyawa berbahaya bila dikonsumsi jangka panjang sehingga bisa mengimbangi obat-obatan kimia yang tentunya akan menimbulkan efek samping bila dikonsumsi terus-menerus.
-Membantu proses penurunan berat
badan
Karena mengandung kalori rendah , maka buah ini dapat dijadikan salah satu menu bagi Anda yang sedang menjalani diet obesitas. Rasa pahit pada pare dapat berkurang bila diremas menggunakan garam dapur sehingga bisa dikombinasikan bersama bahan makanan lain.
- Melegakan pernapasan
Anda sering sesak napas? Ada kabar
baik dari buah hijau berbau tidak enak
tersebut. Ternyata rasa pahit pada pare justru membangkitkan sel-sel pengecap pada saluran pernapasan untuk bergerak lebih lebar. Artinya, saluran pernapasan menjadi lebih longgar dan sirkulasi udara terjadi dengan lancar.
-Menekan Pertumbuhan Sel Kanker
Penelitian yang dilakukan Pusat kanker university of colorado menghasilkan kesimpulan bahwa pare dapat digunakan untuk menghambat pertumbuhan kanker pankreas. Kandungan yang terdapat dalam pare mempengaruhi metabolisme glukosa yang sangat dibutuhkan oleh sel kanker.
Kanker pankreas banyak didahului oleh
penyakit diabetes dan jus pare sudah
terbukti baik bagi penderita diabetes
tipe 2. Percobaan yang dilakukan pada tikus dengan kanker pancreas menunjukan bahwa jus pare dapat menurunkan pertumbuhan sel kanker hingga 60%.
-Mempercantik Kulit
Terik matahari akan membakar kulit wajah Anda. Akibatnya wajah akan berkerut, kusam, dan rusak. Nah, untuk mencegah kerusakan wajah harus dilakukan perawatan khusus, salah satunya dengan menggunakan masker buah pare secara teratur. Masker pare akan membantu mengembalikan kesehatan wajah yang rusak akibat paparan sinar ultraviolet.
-Menekan Perkembangan Virus HIV
HIV memang belum ada obatnya hingga detik ini. Namun, bukan berarti
virusnya tidak dapat ditekan. Biji dari
buah pare ternyata efektif menekan
perkembangan virus HIV. Setidaknya,
perderita dapat memperpanjang usianya dengan biji tersebut. Kabar gembira mengenai biji buah pare tersebut berasal dari universitas New York dan menjadi hal penting bagi bidang kedokteran.
Manfaat Buah Naga
Buah naga termasuk dalam tanaman
kaktus-kaktusan. Buah naga ada yang berwarna merah dan ada yang berwarna
putih. Keduanya mengandung banyak serat, protein, vitamin B dan C serta
kalsium dan zat besi. Dengan kandungan nutrisinya tersebut, banyak
orang sangat menyukai buah naga dan ingin mengkonsumsinya untuk
kesehatan dan kecantikan.

Manfaat Buah Naga Merah
Manfaat buah naga merah
adalah untuk menjaga kesehatan tubuh terutama tulang dan gigi. Ini
karena buah naga mengandung kalsium dan fosfor yang sangat baik untuk
kesehatan tulang dan gigi. Dengan mengkonsumsi buah naga secara teratur,
kita bisa bebas dari masalah gigi keropos dan osteoporosis.
Selain itu, buah naga merah juga
berkhasiat untuk mencegah diabetes mellitus. Meskipun rasanya manis,
kadar gula yang terkandung dalam buah naga sangat sedikit. Buah naga
merah dapat membantu tubuh mengeluarkan racun-racun yang berasal dari
pola hidup yang kurang sehat.
Manfaat Buah Naga Putih
Manfaat buah naga putih tidak
jauh berbeda dengan buah naga merah. Kandungan antioksidan yang tinggi
di dalam buah naga dapat membantu untuk memperlambat proses penuaan dini
serta mencegah kanker.
Dalam mencegah dan mengobati kanker,
khasiat buah naga hampir setara dengan daun sirsak yang memang sudah
diakui dapat menyembuhkan kanker dengan cara membunuh sel-sel kanker
yang jahat dan tetap menjaga sel-sel pertumbuhan yang baik. Di samping
itu, jika dikonsumsi secara teratur, buah naga dapat membantu menurunkan
kadar kolesterol dalam darah.
Manfaat Buah Naga Bagi Kesehatan
Buah naga, baik yang merah maupun putih sangat berkhasiat untuk tubuh. Manfaat buah naga bagi kesehatan
sangat banyak antara lain dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Ini
tidaklah mengherankan karena buah naga mengandung banyak sekali vitamin
C.
kita tahu bahwa vitamin C mampu
melindungi tubuh dari serangan berbagai penyakit, khususnya penyakit
infeksi yang disebabkan oleh bakteri, virus dan kuman lainnya. Buah naga
juga aman dikonsumsi oleh balita. Apabila balita Anda susah makan,
berikan saja buah naga untuk meningkatkan nafsu makannya.
Selain daging buahnya, manfaat buah naga
juga dapat diperoleh dari kulitnya. Ekstrak kulit dan daun buah naga
juga dapat membantu menghambat pertumbuhan sel tumor dan melancarkan
peredaran darah. Periksa kulit buah naga ketika membelinya. Buah naga
yang berkualitas bagus warnanya pink cerah dan kulitnya mulus tanpa
bekas atau noda. Bila ingin mengetahui apakah buah naga yang Anda beli
sudah cukup matang atau belum, sentuh bagian batangnya. Jika terasa
empuk, maka buah naga tersebut sudah siap disantap.
Langganan:
Postingan (Atom)